Peringatan Hakteknas ke 22 Provinsi Lampung
Pelaksanaan Hakteknas ke 22

By Bidang IPTEK Balitbangda 01 Nov 2017, 10:38:57 WIBBuletin

Peringatan Hakteknas ke 22  Provinsi Lampung

Keterangan Gambar :


Badan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung berkerjasama dengan Universitas Bandar Lampung telah mengadakan Acara Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi ( Hakteknas ) ke 22 dan Kegiatan Creativity, Innovation, Tecnology, Entrepreneurship (CITE) Pada Tanggal 23 s.d 26 Oktober 2017. Dalam Peringatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jendral Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kemenkoinfo RI, Prof. Dr. Thomas Djamaluddi Kepala LAPAN, Sekda Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se- Provinsi Lampung atau yang mewakili, Rektor UBL, Para kepala SKPD, serta para Undangan terkait. Ada berapa poin sambutan Gubernur Lampung dalam rangka peringatan Hakteknas ke 22 tingkat Provinsi Lampung yang diwakil oleh Sekda Provinsi Lampung diantaranya : Tema Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-22 (HAKTEKNAS) Tingkat Provinsi Lampung Adalah: “Peran Iptek Sebagai Penggerak Pembangunan Di Provinsi Lampung”. Atas nama pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur mengucapkan “Selamat Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Yang Ke-22. Sebagaimana telah diamanatkan dalam Undang-Undang No 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 386 bahwa “ Pemerintah Daerah Dapat Melakukan Inovasi Sebagai Bentuk Pembaharuan Dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah". Dan saat ini pemerintah telah menerbitkan PP 38 tahun 2017 tentang Inovasi Daerah. Inovasi dalam berbagai sektor menjadi kata kunci/ key word dalam upaya meningkatkan daya saing daerah untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini selaras dengan RPJM Provinsi Lampung tahun 2014-2019, bahwa visi Provinsi Lampung adalah “Lampung maju dan Sejahtera 2019” dengan misi pertamanya adalah meningkatkan pembangunan ekonomi dan memperkuat kemandirian daerah. Dengan adanya peraturan bersama antara Kementerian Riset dan Teknologi dengan Kementerian Dalam Negeri Nomor 03 Tahun 2012 dan Nomor 36 Tahun 2012 tentang Sistem Inovasi Daerah, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah telah melaksanakan lomba anugerah inovasi daerah yang bertujuan untuk memotivasi dan mendorong masyarakat, peneliti dan pelajar dalam pengembangan inovasi berbasis ilmu teknologi. Saya menyadari bahwa ke depan semakin berat tantangan dan rintangan global yang harus kita hadapi, tapi saya percaya bahwa dengan menguasai IPTEK dan berani melakukan terobosan inovatif disertai etos kerja yang tinggi, kita akan mampu mengatasi rintangan seberat apapun, sebagaimana negara-negara maju di dunia melakukannya. Saya pun berharap bahwa pelaksanaan hakteknas tahun ini mencerminkan keseluruhan hasil dan evaluasi permasalahan iptek dan inovasi tahun sebelumnya sehingga ke depan kita dapat mereformulasi program riset kita agar sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Kekuatan ekonomi negara bertumpu pada produk-produk yang memiliki daya saing, sehingga kita semakin dituntut untuk menghasilkan produk yang inovatif di segala bidang terutama dalam menghadapi tantangan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah di depan mata. Provinsi Lampung dengan luas keseluruhan wilayah termasuk pesisir, pulau kecil dan laut sebesar 51.992 km2 memiliki potensi sumber daya alam pertanian yang luar biasa. Pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada tahun 2016 lebih tinggi dari pertumbuhan nasional rata-rata yaitu 5,21 dan nasional 5,18. Melalui produksi tapioka Lampung yang berkontribusi sebesar 60% dari produksi nasional, dan dengan membangkitkan usaha kecil dan menengah yang merupakan sektor yang tahan terhadap hantaman krisis global, Provinsi Lampung berkomitmen untuk bisa mengurangi penjualan produk primer dan menghasilkan produk sekunder dengan sentuhan inovasi berbasis teknologi. Saya berharap semangat HAKTEKNAS kali ini menyebar dan menggelora ke seluruh penjuru negeri dan menjadikan teknologi dan inovasi sebaga mainstream gerakan membangun karakter bangsa. Tetap gelorakan inovasi sehingga tumbuh kesadaran dan kebangkitan akan inovasi anak bangsa. Saya pun mengimbau agar ke depan, seluruh komponen iptek baik lembaga litbang, perguruan tinggi, industri, peneliti, dunia usaha dan masyarakat memiliki komitmen bersama untuk memajukan dan mengakselerasikan kapasitas ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi sebagai upaya kita untuk mewujudkan kemandirian dan daya saing anak bangsa. Selain itu peran riset dan kelitbangan sesuai dengan amanat UU perangkat daerah menjadi strategis, saat ini Balitbangda Provinsi Lampung sedang mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia dan kelembagaan kelitbangan, kondisi yang ada saat ini telah terbentuk 5 OPD kelitbangan Kabupaten/Kota dari 15 Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung, kami juga mengucapkan terimakasih kepada Universitas Bandar Lampung yang telah memfasilitasi pelaksanaan peringatan Hakteknas ke 22 Tingkat Provinsi Lampung, bagi para pemenang lomba Anugerah Inovasi Daerah saya ucapkan selamat dan teruslah berkarya dan berinovasi untuk Lampung maju dan sejahtera.



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook