Back to homepage

Tentang Kami Balitbangda Lampung

SEKILAS BALITBANGDA LAMPUNG :

Badan Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah Provinsi Lampung terbentuk pada tanggal 8 Agustus 2014 berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perubahan Kedua atas Perda  Provinsi Lampung Nomor 12 tahun 2009, terakhir dengan Peraturan Daerah No. 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Lampung dan Peraturan Gubernur Lampun No. 93 Tahun 2016 tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung, dimana sebelumnya merupakan salah satu bidang pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung. Balitbangnovda yang saat ini berubah menjadi Balitbangda Provinsi Lampung merupakan unit kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang  mempunyai tugas membantu Gubernur dalam melaksanakan kewenangan dalam  penelitian dan pengembangan Inovasi Daerah.
Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung mempunyai tugas membantu Gubernur dalam melaksanakan penyelenggaraan di bidang penelitian dan pengembangan inovasi daerah berdasarkan tugas desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang diberikan Pemerintah Pusat kepada Gubernur serta tugas lain yang diberikan oleh Gubernur berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Fungsi Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung yaitu :

  1.  Penyusunan kebijakan teknis, rencana, program, kegiatan dan anggaran
  2.  Pelaksanaan Kelitbangan Pemerintahan Provinsi 
  3.  Pelaksanaan Pengkajian Kebijakan lingkup urusan Pemerintahan Daerah.
  4. Pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan atas pelaksanaan kelitbangan.
  5. Pembangunan sinergitas, koordinasi dan kerjasama dengan lembaga kementrian/ nonkementrian, pemerintah Kab/ kota, Lembaga Pendidikan Tinggi, Swasta/ dunia usaha dan Masyarakat. 
  6. Pelaksanaan pembinaan kepada perangkat daerah pelaksana kelitbangan.
  7. Pengpublikasian hasil-hasil kelitbangan kepada instansi terkait dan masyarakat melalui jurnal penelitian, buletin dan pusat informasi  kelitbangan .
  8. Pelaksanaan tersusunnya kebijakan dan/ atau regulasi berbasis hasil kelitbangan di Provinsi.
  9. Penguatan revitalisasi kelembagaan kelitbangan serta penguatan kapasitas peneliti di daerah.
  10. Pelaksanaan fasilitasi, advokasi, asistensi, supervisi serta edukasi pelaksanaan kelitbangan daerah.
  11. Mengeluarkan rekomendasi penelitian bagi warga negara asing untuk diterbitkannya izin penelitian oleh instansi yang berwenang.
  12. Meminta laporan atas hasil penelitian yang dilaksanakan oleh warga negara asing di daerah.
  13. Perumusan hasil akhir penelitian dan pengembangan inovasi dalam bentuk rekomendasi yang disampaikan kepada Gubernur dan Perangkat Daerah Provinsi.
  14. Pelaksanaan administrasi kelitbangan dan
  15. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur berdasarkan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

 

PROFIL BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH PROVINSI LAMPUNG

  • Nama Lembaga         : Badan Penelitian Dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung
  • Tahun Terbentuk        : Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 8 Tahun 2016 
  • Alamat                      : JL. Kantor Pos No.2 Teluk Betung 35211
  • Telp/email/web          : Telp/Fax (0721) 5605759,
  • Email                       : balitbangnovdalampung@gmail.com
  • Web                         : www.balitbanda.lampungprov.go.id
  • Jumlah SDM Peneliti : 2 Orang Peneliti ( RidwanSaifuddin, SE.,M.Si, Adi Asmaradi Budi,ST)

Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung berdiri sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Lampung dan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 93 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata kerja Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung. Sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur tersebut, Balitbangda memiliki 4 (empat) buah bidang dan 1 (satu) sekretariat, yaitu :

  1. Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
  2. Bidang Penguatan Inovasi Daerah
  3. Bidang Ekonomi dan Pembangunan
  4. Bidang Pemerintahan dan Sosial Budaya